Perkembangan Eprocurement Indonesia Serta Prinsip Kerjanya

Perkembangan Eprocurement Indonesia Serta Prinsip Kerjanya

Bisnis 0 Comment

Dalam dunia bisnis atau usaha berskala yang cukup besar, menjalankan perusahaan tentunya membutuhkan peralatan untuk menunjang aktivitas perusahaan itu. Oleh sebab itu, pengadaan barang sangat diperlukan dalam kurun waktu tertentu. Kini, kamu bisa memanfaatkan eprocurement Indonesia untuk menyediakan segala kebutuhan pengadaan barang kamu!

Perkembangan Eprocurement Indonesia

Sebelum kamu mengetahui bagaimana cara kerja eprocurement di Indonesia, sebaiknya ketahui dulu bagaimana perkembangannya di Indonesia. Sistem e-procurement di Indonesia sebenarnya lebih dikenal dengan Layanan Pengadaan Secara Elektronik atau LPSE yang merupakan unit kerja yang dibentuk untuk sistem pelayanan pengadaan barang secara daring.

Pengadaan barang secara daring ini memiliki tujuan yang besar, salah satunya adalah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, juga bisa meningkatkan akses pasar dan persaingan usaha yang sehat serta memperbaiki tingkat efisiensi proses pengadaan dan tentu juga untuk membantu proses monitoring dan audit perusahaan.

Sistem ini sebenarnya sudah ada dan malah masuk dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010. Oleh sebab itu, bisa dikatakan sistem ini memang sudah didukung pemerintah. Saat ini, kebanyakan perusahaan dan instansi pemerintah juga sudah menggunakan sistem ini untuk mempermudah kebutuhannya.

Tujuan Eprocurement Indonesia

Ada beberapa tujuan dari penggunaan e-procurement di Indonesia ini. Di antaranya adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengadaan barang atau jasa pemerintah. Selain itu, juga berguna untuk transparansi dan akuntabiltas dalam pengadaan barang dan jasa. E-procurement ini juga berguna untuk memudahkan sourcing dalam memperoleh data dan info.

Selain itu, juga untuk menjamin proses pengadaan barang dan jasa agar berjalan lebih cepat. E-procerement ini juga berguna untuk menjamin persamaan kesempatan, akses dan hak bagi setiap pelaku pengadaan barang serta menciptakan siatuasi yang kondusif dalam persaingan penyedia barang dan jasa.

Prinsip Eprocurement Indonesia

Menurut peraturan pemerintah, eprocurement yang baik harus memenuhi prinsipnya. Prinsip dari e-procurement yang baik itu adalah yang pertama efisien. Itu artinya, pengadaan barang atau jasa yang dilakukan harus menggunakan dana atau daya yang minimum untuk mencapai kualitas dan sasaran yang tepat waktu. Lalu efektif.

Pengadaan barang yang dilakukan dengan sistem ini harusnya sesuai dengan kebutuhan dan sasaran yang telah ditetapkan. Prinsip lainnya adlaah transparan. Itu artinya semua ketentuan dan informasi mengenai pengadaan barang dan jasa bersifat jelas dan dapat diketahui oleh pihak terkait. Terbuka adalah prinsip selanjutnya.

Artinya adalah pengadaan barang dapat diikuti semua penyedia barang yang memenuhi persyaratan atau kriteria tertentu. Lalu, bersaing. Persaingan yang dilakukan harus secara sehat di antara sekian banyak penyedia barang yang ada. Adil atau tidak diskriminatif juga salah satu prinsipnya.

Maksudnya adalah semua pelanggan harus mendapatkan perlakukan yang sama dari penyedia barang atau jasa. Terakhir adalah akuntable atau harus sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku sehingga dapat dipertanggungjawabkan.

Bila perusahaan kamu sudah menggunakan sistem ini untuk pengadaan barang, kamu bisa menggunakan jasa https://www.mbizmarket.co.id/ saja untuk memenuhi kebutuhan perusahaanmu. Mbizmarket Solusi Pengadaan Online No 1 di Indonesia. Semua barang untuk kantor yang kamu perlukan ada di sini dan tersedia dari ribuan penyedia yang ada.

Author

Leave a comment

Search

Back to Top